Produktivitas adalah perbandingan antara hasil yang dicapai (output) dengan sumber daya yang digunakan (input). Ini berarti seberapa efisien suatu organisasi atau individu dapat menghasilkan sesuatu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada, seperti tenaga kerja, mesin, uang, dan bahan baku. Semakin tinggi rasio ini, semakin produktif sebuah organisasi atau individu.
Pengukuran produktivitas total membantu menetapkan strategi peningkatan produktivitas dengan membandingkan produktivitas yang direncanakan dan yang aktual. Informasi ini memungkinkan penyesuaian target produktivitas di masa depan. Selain itu, perencanaan sumber daya menjadi lebih efektif dan efisien, baik untuk jangka pendek maupun panjang. Pengukuran produktivitas juga mendorong tindakan-tindakan kompetitif dengan fokus pada peningkatan produktivitas secara terus-menerus.
Dalam hal produktivitas, ada tiga unsur penting yang perlu dipahami: efisiensi, efektivitas, dan kualitas. Efisiensi berkaitan dengan melakukan sesuatu dengan cara yang paling hemat waktu dan biaya, tanpa mengorbankan hasil akhir. Efektivitas mencakup mencapai tujuan yang diinginkan atau hasil yang diharapkan. Sementara kualitas mengacu pada tingkat keunggulan atau standar yang dicapai dalam hasil akhir atau produk yang dihasilkan. Jadi, ketika berbicara tentang produktivitas, penting untuk memperhatikan bagaimana kita menggunakan waktu dan sumber daya dengan efisien, mencapai tujuan dengan efektif, dan memastikan bahwa hasil akhir yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik.
Faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas adalah segala sesuatu yang bisa memengaruhi seberapa efisien kita bekerja. Ini termasuk orang-orang yang bekerja (tenaga kerja), energi yang kita miliki, uang atau sumber daya (modal), cara kita bekerja (metode dan proses), serta kondisi tempat kerja baik dari dalam perusahaan maupun faktor di luar perusahaan yang bisa memengaruhi kerja kita (lingkungan internal dan eksternal). Semua faktor ini saling berhubungan dan dapat berpengaruh pada seberapa efektif kita dalam mencapai tujuan kerja.
Syarat untuk mengukur produktivitas adalah penting untuk memastikan bahwa pengukuran tersebut valid, lengkap, dapat dibandingkan, inklusif, dan efektif dalam hal biaya. Validitas berarti bahwa pengukuran tersebut benar-benar mengukur apa yang dimaksud untuk diukur. Kelengkapan menunjukkan bahwa semua aspek yang relevan telah dipertimbangkan dalam pengukuran. Dapat dibandingkan berarti bahwa hasil pengukuran dapat dibandingkan dengan standar atau data lainnya. Ketermasukan memastikan bahwa semua elemen yang relevan termasuk dalam pengukuran, tanpa meninggalkan bagian yang penting. Efektivitas ongkos menunjukkan bahwa pengukuran tersebut memberikan nilai yang sesuai dengan biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pengukuran tersebut.
Menurut Blocher, et al., (2007:307), produktivitas bisa diukur melalui dua cara, yaitu produktivitas operasional dan produktivitas finansial. Produktivitas operasional mengukur efisiensi dalam menghasilkan barang atau layanan dengan membandingkan output dengan input secara fisik, sedangkan produktivitas finansial melakukan perbandingan yang sama namun dengan menggunakan satuan mata uang (rupiah). Rumus umum untuk menghitung produktivitas adalah efektivitas menghasilkan output dibagi efektivitas menghasilkan input, sedangkan rumus untuk menghitung Produktivitas Total adalah total output dibagi total input yang digunakan.
Produktivitas total membantu manajemen untuk memahami secara jelas bagaimana ekonomi perusahaan berjalan. Dengan menggunakan konsep ini, manajer dapat mengontrol dan mengelola operasi perusahaan secara lebih efektif. Terutama, ini sangat membantu bagi manajemen tingkat atas untuk membuat keputusan strategis yang lebih baik. Jadi, secara sederhana, produktivitas total membantu perusahaan untuk mengerti dan mengelola performa mereka dengan lebih baik. Namun, ada beberapa kelemahan dalam metode ini. Pertama, karena mencakup semua faktor produksi, bisa sulit untuk membedakan mana yang memberikan kontribusi positif atau negatif terhadap produktivitas. Selain itu, karena dasar evaluasinya berubah seiring waktu, membuat perbandingan antara periode waktu bisa menjadi sulit.
Dari uraian yang telah diberikan, kesimpulan yang dapat diambil yaitu produktivitas adalah rasio output terhadap input, mencerminkan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya. Pengukuran produktivitas total memungkinkan penetapan strategi peningkatan produktivitas dan penyesuaian target masa depan, serta mendukung perencanaan sumber daya yang efisien. Unsur efisiensi, efektivitas, dan kualitas sangat penting, dengan berbagai faktor seperti tenaga kerja dan metode kerja mempengaruhi hasilnya.
Sebagai contoh, berdasarkan studi kasus PT Setia Selamanya ingin mengetahui seberapa efisien mereka dalam menghasilkan barang. Mereka mengumpulkan data output yang mereka hasilkan pada tahun 2021, sebesar 3600. Selanjutnya, mereka juga mengumpulkan data input yang mereka butuhkan untuk menghasilkan output tersebut, termasuk tenaga kerja, material, modal, energi, dan lainnya. Total output yang dibutuhkan untuk menghasilkan output sebesar 3600 adalah sebesar 2500. Dengan menggunakan rumus Produktivitas Total, yaitu output dibagi dengan input, mereka mendapatkan angka 1,44. Ini berarti bahwa setiap penggunaan input senilai 1 juta rupiah menghasilkan output senilai 1,41 juta rupiah. Dengan demikian, nilai Produktivitas Total ini memberikan gambaran tentang seberapa efisien PT Setia Selamanya dalam menggunakan sumber daya mereka.
Referensi:
Ariani, Dorothea Wahyu. Modul Pengertian Dasar Bisnis, Kewirausahaan, dan Lingkungan Bisnis. Universitas Terbuka.
Blocher, Edward J, David E. Stout, Gary Cokins. 2014. Manajemen Biaya: Penekanan Strategis. Edisi 5 Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.
Hansen, Heitger, Maryanne M. Mowen. 2017. Mangerial Accounting: The Cornerstone of Business Decision Making. 7th Edition. Boston: Cengage Learning.
Hilton, R,W. 2011. Managerial Accounting: Creating Value In A Dynamic Business Environment. 9th Edition. New York: McGraw Hill Irwin.
Horngren, Srikant M. Datar, Madhav Rajan. 2012. Cost Accounting: A Managerial Emphasis. 14th Edition. Pretince Hall.
Indawati dan Anggun Anggraini. 2021. Manajemen Strategi Biaya. Universitas Pamulang.
Komentar
Posting Komentar